Senin, 05 Januari 2015

Tugas Softskill 4 : Perilaku Konsumen

Analisa jurnal tentang perilaku konsumen terhadap pembelian suatu barang/merk/brand. 

Perilaku  konsumen  adalah  perilaku  yang erat  kaitannya  dengan  proses  pengambilan keputusan pembelian, apabila suatu produk atau merek  dapat  memuaskan  kebutuhan  dan keinginan konsumen maka  konsumen  tersebut akan  melakukan  pembelian  ulang terhadap produk  atau merek  dari perusahaan  tersebut. Dalam  melakukan  pembelian  ulang  konsumen mendapatkan  informasi tentang  preferensi  atau keinginan  mereka  untuk  membuat  keputusan akhir,  apakah  akan membeli  atau  tidak  dan apakah membeli secara berulang atau tidak

Dan sebelumnya juga telah dibahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, faktor-faktor tersebut dikelompokkan menjadi 4 faktor yaitu, faktor internal, faktor sosial, faktor personal dan faktor psikologi.

Dalam melakukan pembelian konsumen selalu memperhatikan dan mempertimbangkan terlebih dahulu komponen-komponen yang ada didalam produk tersebut. Dengan demikian konsumen akan mendapatkan produk yang sesuai dengan keinginan atau kemampuan. 

Untuk menganalisa perilaku konsumen terhadap pembelian suatu barang/merk/brand, saya mengambil bahan referensi dari jurnal Saudari Fitria Engla Sagita yang berjudul "Pengaruh Brand Image Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Produk Kentucky Fried Chicken Di Cabang Bakso Grand Mall Oleh Mahasiswa Universitas Negeri Padang".

Proses  pengambilan keputusan pembelian terdiri  dari  tahap-tahap  pengenalan  masalah, pencarian informasi,  evaluasi  alternatif, pembelian  dan  perilaku  purna  pembelian (Nugroho, 2003:16). 

Pada jurnal tersebut dikatakan bahwa 45% mahasiswa akan melakukan pembelian produk KFC dengan  frekuensi lebih sering, yang  berarti mahasiswa telah melakukan pembelian  ulang di restoran KFC Bakso Grand Mall lebih dari satu kali. Hal tersebut dikarenakan KFC merupakan restoran cepat saji menyediakan langsung makanan & minuman yang dapat langsung dikonsumsi oleh para konsumen, kemudian KFC juga menawarkan berbagai menu dengan menu utamanya yaitu ayam goreng yang empuk dan renyah, selain itu juga ada banyak menu lainnya seperti burger, spaghetti, kentang goreng, eskrim dan lainnya. KFC juga menghadirkan banyak promosi serta membuat iklan yang menarik sehingga pelanggan ingin mendatangi restoran tersebut. 

Menurut  majalah  marketing  Indonesia-2011, Top  Brand  Index award merupakan penghargaan yang  ditujukan  untuk  merek dianggap  sebagai  “top”. KFC  (Kentucky  Fried Chicken) mempunyai Top  Brand  Index (TBI) 56,8%,  Mc.Donald’s  20,3%,  Hoka-hoka  Bento 5,9%,  A  &  W  3,9%, CFC  3,3%,  Solaria  2,1% serta Texas Fried Chicken 1,3%.  Dengan demikian KFC (Kentucky Fried Chicken) adalah yang  mempunyai  Top  Brand  Index  yang tertinggi yaitu sebesar 56,8%.

Harga  merupakan  salah  satu  cara  untuk mendorong  minat  konsumen  untuk  melakukan pembelian  ulang  produk  KFC  cabang  Bakso Grand  Mall.  Dimana  harga  yang  ditawarkan relatif terjangkau  dan  sangat  bervariasi.  KFC menawarkan  paket  harga  untuk  membantu konsumen dalam  memilih  produk  yang  sesuai dengan uang saku yang dimilikinya, yang mana apabila konsumen  membeli  dengan paket  harga maka konsumen  dapat  potongan  harga dibandingkan konsumen  membeli  satu  persatu dari produk KFC.

Source : Jurnal Fitria Engla Sagita|Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang|Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang|Email: Fitriaengla@yahoo.co.id

Sabtu, 03 Januari 2015

Tugas Softskill 3 : Perilaku Konsumen

Bagaimana perilaku konsumen terhadap pembelian/belanja online?

Jawab : 

Memahami karakter konsumen akan memudahkan anda sebagai pengusaha untuk memasarkan produk.
Online merupakan market yang horizontal. Siapapun bisa online. Tanpa mengenal usia, latar belakang, atau jenis kelamin.
Semua jenis usaha terhampar menjadi satu diantara ratusan ribu usaha yg ditawarkan online.
Ada keterbatasan dimana penjual tidak dapat menjual langsung kepada market yg dituju.
Tapi ada 7 kesamaan umum yang terdapat pada jenis pembeli online Indonesia:

1. Penyuka gratisan.

Siapapun suka gratisan. Adanya gratisan di toko online anda, akan menjadi minat tersendiri untuk target.
Pengganti gratisan bisa menggunakan bonus saat belanja. Misalnya di kaskus, seringkali penjual memberikan bonus stiker Kaskus.

2. Penyuka Diskon/Voucher.

Terbukti meledak pada situs-situs daily deals yg seringkali menawarkan produk dgn diskondan voucher.
Hindari naikkan harga baru di diskon kemudian. Ngecek harga sekarang tinggal googling. Kecuali produknya unik dan terbatas.

3. Search & search.

Setidaknya ada 10 hasil di halaman pertama di hasil pencarian google. Jika salah satunya anda, siap bersaing dgn yg lain?
Itu kalo anda ada di page 1, bagaimana kalau tidak. Siap bersaing dengan dengan ratusan toko online yang lain?konsumen akan terus mencari.
Karenanya, pastikan toko anda TAMPIL MENARIK dengan penjelasan yang meyakinkan konsumen untuk memilih produk anda.

4. Harga Miring.

Setelah mendapat alternatif beberapa toko, harga terbaik akan menjadi pilihan konsumen.
Harga murah belum tentu jadi pilihan konsumen. Jika harga produk anda sebanding dengan kualitasnya, konsumen pun tidak segan.

5.Takut ditipu.

Kencenderungan ini tetap ada, walaupun tren online shopping sudah exist sejak bbrp tahun lalu.
Cara paling mudah untuk mendapat kepercayaan konsumen adalah eksis di media sosial, dan bergabung di komunitas bisnis & wirausaha.

6. Apa kata teman.

Rekomendasi teman lebih menjaring konsumen ketimbang apa kata iklan.
Jika di twitter, usahakan bisa direkomendasikan oleh orang-orang berpengaruh yang memiliki follower-follower yg solid (bukan asal follower)
Jika di kaskus, usahakan direkomendasikan oleh moderator dan para ‘sesepuh’ kaskus.
Di toko online, dapatkan rekomendasi para pengusaha dan tokoh online yang popular.

7.Cuma tanya.

Yg ini tipe orang yg hanya ‘berkonsultasi’ kepada anda ttg produk. Siap sabar menghadapi karakter ini.
Gak jarang setelah berulang kali sms dengan anda, calon konsumen batal beli, karena dapat penawaran yg lebih baik di WAKTU BERSAMAAN.
Karenanya selain menjual, anda juga harus siap menjadi ‘konsultan ahli’ sesuai dgn produk anda.
Misalkan anda penjual batik grosir, jgn sungkan berbagi informasi ttg pakaian batik yg berkualitas.
Anda bisa juga sajikan informasi-informasi ini menjadi sebuah blog di toko online anda. Info-info tersebut menjadi nilai lebih bagi konsumen.
Apalagi jika blognya bisa diakses umum secara gratis! Ingat bahwa konsumen online suka sesuatu yang gratisan.

Source : http://tipsjualonline.com/7-perilaku-konsumen-online-indonesia/